Topologi Bus (Kelebihan Dan Kekurangannya)
Written by Agus Setiawan on May 21, 2008Topologi bus ini merupakan topologi yang banyak digunakan di awal penggunaan jaringan komputer karena topologi yang paling sederhana dibandingkan dengan topologi lainnya. Jika komputer dihubungkan antara satu dengan lainnya dengan membentuk seperti barisan melalui satu single kabel maka sudah bisa disebut menggunakan topologi bus.
Dalam topologi ini dalam satu saat, hanya satu komputer yang dapat mengirimkan data yang berupa sinyal elektronik ke semua komputer dalam jaringan tersebut dan hanya akan diterima oleh komputer yang dituju. Karena hanya satu komputer saja yang dapat mengirimkan data dalam satu saat maka jumlah komputer sangat berpengaruh dalam unjuk kerja karena semakin banyak jumlah komputer, semakin banyak komputer akan menunggu giliran untuk bisa mengirim data dan efeknya unjuk kerja jaringan akan menjadi lambat. Sinyal yang dikirimkan oleh satu komputer akan dikirim ke seluruh jaringan dari ujung satu sampai ujung lainnya.
Jika sinyal diperbolehkan untuk terus menerus tanpa bisa di interrupt atau dihentikan dalam arti jika sinyal sudah sampai di ujung maka dia akan berbalik arah, hal ini akan mencegah komputer lain untuk bisa mengirim data, karena untuk bisa mengirim data jaringan bus mesti bebas dari sinyal-sinyal. Untuk mencegah sinyal bisa terus menerus aktif (bouncing) diperlukana adanya terminator, di mana ujung dari kabel yang menghubungkan komputer-komputer tersebut harus di-terminate untuk menghentikan sinyal dari bouncing (berbalik) dan menyerap (absorb) sinyal bebas sehingga membersihkan kabel tersebut dari sinyal-sinyal bebas dan komputer lain bisa mengirim data.
Dalam topologi bus ada satu kelemahan yang sangat menganggu kerja dari semua komputer yaitu jika terjadi masalah dengan kabel dalam satu komputer (ingat topologi bus menggunakan satu kabel menghubungkan komputer) misalnya kabel putus maka semua jaringan komputer akan terganggu dan tidak bisa berkomunikasi antar satu dengan lainnya atau istilahnya ‘down’. Begitu pula jika salah satu ujung tidak diterminasi, sinyal akan berbalik (bounce) dan seluruh jaringan akan terpengaruh meskipun masing-masing komputer masih dapat berdiri sendiri (stand alone) tetapi tidak dapat berkomunikasi satu sama lain.
Incoming search terms:
topologi bus, kelebihan topologi bus, pengertian topologi bus, kelebihan dan kekurangan topologi bus, keuntungan topologi bus, kelemahan topologi bus, kekurangan topologi bus, topologi jaringan bus, topologi bus kelebihan dan kekurangan, keuntungan dan kerugian topologi busPosted in Networking | 13 Comments »




August 25th, 2009 at 9:59 am
pak sareh ini buat susah saya aja ,.sudah tau temanya sedikut suruh cari yang banyak…buat susah aja..,
August 25th, 2009 at 9:59 am
pak sareh ini buat susah saya aja ,.sudah tau temanya sedikut suruh cari yang banyak…buat susah aja..,
October 16th, 2009 at 1:25 pm
kasih yang lengkap dunk……….!
biar kita gk susah nyari'a……….!
October 24th, 2010 at 8:13 am
moal ge ngerti atuh cuy ah ari kieu mah ciga bodor wae atuh euy…!!!
November 28th, 2010 at 11:57 pm
makasihhhhhhhhhhhhh
tp nulisx yang lengkap dong
September 12th, 2011 at 7:04 am
tau nih …. ngasih kagak jelas amat ….. leeeeeee
September 18th, 2011 at 8:36 am
ah giila ini tah .
dibuka2 cuma ini2 aja yang ada !
:@
September 28th, 2011 at 7:50 pm
gak lengkap beuuuuuuuudddddd………!!!!!!!!!!
October 12th, 2011 at 7:42 am
kurang lengkap nih…
uhh…jdi kurang deh inform.nya..
October 25th, 2011 at 6:44 am
Guud info gan
October 27th, 2011 at 2:31 am
seharusnya yaa tarukkin info yang lebih tepat dan lengkap
October 27th, 2011 at 8:37 pm
bngUng vg Lru………….
November 12th, 2012 at 2:53 am
masich kurang lengkappt,,
klow bisa ditambah lagii…