Linux

Salut Untuk Bang Onno dan Kawan2 yang mensosialisai Linux ke Timor Leste.

Artikel ini di ambil dari detik.com

Dili – Hari pertama dimulai pagi hari, dengan pengenalan dengan Open Source. Apa itu F/OSS, apa saja keuntungannya, dan seterusnya. Sesi pagi berjalan seru, dengan para peserta saling silih berganti bertanya mengenai berbagai hal.

Ada yang bertanya kemampuan Linux untuk menjalankan program DOS dan Windows yang agak lama, karena Windows Vista tidak bisa. Solusinya ada di Linux, yaitu software Dosemu dan Wine. Ada lagi yang menanyakan apakah kita bisa membuka data kita di Linux dan Windows, tentu saja dan ini mudah sekali, yaitu dengan menggunakan OpenOffice. Dan seterusnya, sampai waktu hampir habis.

Sebelum itu terjadi, acara diselingi dengan demo Linux yang terpasang di laptop kita. Para peserta cukup tercengang, tidak menyangka Linux ternyata bisa lebih bagus daripada Windows dan Mac sekalipun. Laptop demo tersebut sudah di-setup sangat bagus tampilannya, dan dengan berbagai efek 3D, yang tidak ada baik di Vista maupun Mac OS X. Ternyata Linux itu bagus, mereka kini sudah tahu.

Setelah break siang, kini para peserta sudah tahu seputar Open Source, Linux; dan masuk ke sesi praktek – Pemrograman Web.

Dijelaskan bahwa dengan Open Source, kita bisa dengan mudah membuat aplikasi Web. Yang kemudian bisa diakses dari seluruh dunia. Sebagian peserta terlihat seperti tidak percaya, sebagian tercengang, sebagian bingung. Rasanya mustahil bahwa hal secanggih itu sebetulnya mudah.

Maka sesi Pemrograman Web dimulai. Ternyata memang mudah – di akhir sesi, para peserta sudah bisa membuat script berbasis PHP, yang menginput dan memproses data dari form. Seluruh peserta kemudian bertepuk tangan dengan bangga, ternyata dalam waktu beberapa jam saja mereka sudah bisa membuat program untuk Web. Memang Open Source itu mudah dan memudahkan.

Sesi besok adalah membuat program Web, berbasis database, yang bisa digunakan untuk menyimpan data penduduk seluruh Timor Leste. Para peserta tertawa berbinar-binar, tidak sabar untuk menanti hari esok. Juga penasaran, apakah mereka akan sanggup membuatnya ?

Tapi melihat hasil hari ini yang demikian luar biasa, kita yakin mereka akan sanggup. Mari kita saksikan bersama-sama besok. Mudah-mudahan di akhir minggu ini, sudah bisa terbentuk komunitas developer yang handal di Timor Leste ini. Kita doakan dan usahakan bersama-sama!

Onno W. Purbo, Kemal Prihatman, Harry Sufehmi dan Muchlis berada di Dili, Timor Leste, pada 1-5 Juni 2009 untuk memberikan workshop seputar pemanfaatan teknologi informasi.

1 thought on “Salut Untuk Bang Onno dan Kawan2 yang mensosialisai Linux ke Timor Leste.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *