Wenger Jadikan Liverpool Ajang Pembuktian

Wenger Jadikan Liverpool
Wenger Jadikan Liverpool

Arsenal akan menghadapi lawan berat dalam laga pembuka Liga Inggris dengan bertemu Liverpool besok. Meski harus bertandang ke Stadion Anfield, The Gunners tetap mematok tiga angka.

Target itu diungkapkan oleh manajer Arsene Wenger. Pasalnya, dengan kekuatan Arsenal saat ini, timnya bisa mengatasi laga tersebut.

“Saya berharap kami dapat melanjutkan kemajuan kami, kami telah mempertahankan kapten tim (Cesc Fabregas) dan tim secara keseluruhan telah membaik sejak dua tahun lalu,” kata Wenger kepada Arsenal TV Online. Continue reading “Wenger Jadikan Liverpool Ajang Pembuktian”

Speedy Scandal – Korean Movie

Pagi tadi maen ke kosan-nya temen, lagi janjian mo sarapan bareng. Sambil siap-siap mo brangkat sarapan, di suguin film, bagus katanya. Ya dengan rekomendasi -bagus- tadi akhirnya ku tonton. Judul film-nya speedy scandal ( film korea ). Film ini ( setelah ku cari cari dari beberapa referensi situs ) di buat tahun 2008. Termasuk dalam kategori film drama komedi.

Continue reading “Speedy Scandal – Korean Movie”

Bukan Empat Mata Terancam Dihentikan, Tapi Tetap Syuting

Bukan Empat Mata, Tayangan spektakuler, Tajam, Fenomenal, Fantastis, terancam di hentikan. berikut saya kutip dari kapanlagi bulan juni ini.

Program talk show Bukan Empat Mata sekali lagi menuai kontroversi. Program yang dibawakan oleh Tukul ini kembali terancam diberhentikan oleh KPI. Pasalnya, salah seorang bintang tamu Bukan Empat Mata ternyata latah. Bahkan, KPI telah mengirimkan surat peringatan pada Trans7 mengenai hal tersebut.

“Memang kemarin kita terima surat dari KPI, tapi kita sudah mengirimkan surat kembali untuk bertemu dengan KPI. Kita akan klarifikasi sebelum mereka bertindak. Tapi sampai saat ini KPI tidak ada waktu untuk bertemu,” tutur Anita Wulandari, PR Trans7 saat ditemui di Gedung Trans Corp. Lt 3, Jl Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu (10/06).

Lebih jauh Anita mengungkapkan jika Tukul sendiri belum tahu akan surat peringatan ini. “Kita belum kasih tahu ke Tukul. Mungkin besok saja, kita akan pastikan umumkan pastinya,” terangnya.

“Ini kan kontennya berbeda dengan yang kemarin. Ini kan live di luar skenario,” ujar Andy.

Menurut Andy Chairil, Kepala Departemen Produksi, alasan program ini terancam dihentikan tidak lagi sama dengan alasan perhentian sebelumnya. Seperti diketahui, program ini sebelumnya bertajuk Empat Mata. Setelah diberhentikan, akhirnya program hiburan ini dikemas dengan nama baru bertajuk Bukan Empat Mata.

Incoming search terms:

kontroversi empat mata, kontroversi bukan empat mata

Salut Untuk Bang Onno dan Kawan2 yang mensosialisai Linux ke Timor Leste.

Artikel ini di ambil dari detik.com

Dili – Hari pertama dimulai pagi hari, dengan pengenalan dengan Open Source. Apa itu F/OSS, apa saja keuntungannya, dan seterusnya. Sesi pagi berjalan seru, dengan para peserta saling silih berganti bertanya mengenai berbagai hal.

Ada yang bertanya kemampuan Linux untuk menjalankan program DOS dan Windows yang agak lama, karena Windows Vista tidak bisa. Solusinya ada di Linux, yaitu software Dosemu dan Wine. Ada lagi yang menanyakan apakah kita bisa membuka data kita di Linux dan Windows, tentu saja dan ini mudah sekali, yaitu dengan menggunakan OpenOffice. Dan seterusnya, sampai waktu hampir habis.

Sebelum itu terjadi, acara diselingi dengan demo Linux yang terpasang di laptop kita. Para peserta cukup tercengang, tidak menyangka Linux ternyata bisa lebih bagus daripada Windows dan Mac sekalipun. Laptop demo tersebut sudah di-setup sangat bagus tampilannya, dan dengan berbagai efek 3D, yang tidak ada baik di Vista maupun Mac OS X. Ternyata Linux itu bagus, mereka kini sudah tahu.

Setelah break siang, kini para peserta sudah tahu seputar Open Source, Linux; dan masuk ke sesi praktek – Pemrograman Web.

Dijelaskan bahwa dengan Open Source, kita bisa dengan mudah membuat aplikasi Web. Yang kemudian bisa diakses dari seluruh dunia. Sebagian peserta terlihat seperti tidak percaya, sebagian tercengang, sebagian bingung. Rasanya mustahil bahwa hal secanggih itu sebetulnya mudah.

Maka sesi Pemrograman Web dimulai. Ternyata memang mudah – di akhir sesi, para peserta sudah bisa membuat script berbasis PHP, yang menginput dan memproses data dari form. Seluruh peserta kemudian bertepuk tangan dengan bangga, ternyata dalam waktu beberapa jam saja mereka sudah bisa membuat program untuk Web. Memang Open Source itu mudah dan memudahkan.

Sesi besok adalah membuat program Web, berbasis database, yang bisa digunakan untuk menyimpan data penduduk seluruh Timor Leste. Para peserta tertawa berbinar-binar, tidak sabar untuk menanti hari esok. Juga penasaran, apakah mereka akan sanggup membuatnya ?

Tapi melihat hasil hari ini yang demikian luar biasa, kita yakin mereka akan sanggup. Mari kita saksikan bersama-sama besok. Mudah-mudahan di akhir minggu ini, sudah bisa terbentuk komunitas developer yang handal di Timor Leste ini. Kita doakan dan usahakan bersama-sama!

Onno W. Purbo, Kemal Prihatman, Harry Sufehmi dan Muchlis berada di Dili, Timor Leste, pada 1-5 Juni 2009 untuk memberikan workshop seputar pemanfaatan teknologi informasi.