Boy 8 Year galvanized To be ‘Hacker White’

Defcon
Defcon

The world’s largest hacker conference, Defcon, which took place in Las Vegas, United States, opening a new session that allows children to participate. Expected after following this event, children who have IT skills above the average may be more focused and a ‘white hacker’.

Defcon Kids – thus the name of the new event – held on 6 and 7 August 2011. Imposed an age limit to be able to follow this event ranging from 8-16 years.

The ABG or teenagers can learn and get additional knowledge in the annual event. Ranging from computers to hone the ability to strengthen science in terms of maintaining the security of cyber attacks.

But one important thing that is also included in the ‘curriculum’ of this conference is all about ethics. Organizers want to make sure that the embryo of the hacker world about how exciting to be ‘white hacker’. Continue reading “Boy 8 Year galvanized To be ‘Hacker White’”

Hacker Incar Kelemahan Ipod & Machintos

Para pengguna produk – produk Apple Inc. harus lebih waspada, konferensi sekuriti terbesar dunia DefCon Las Vegas, AS mengungkapkan, para hacker saat ini tidak hanya berupaya memanfaatkan kelemahan dari produk – produk Microsoft Corp, tetapi mulai melirik para pengguna Apple.

Kurang lebih sepuluh tahun terakhir sebagian besar hacker memang focus pada kelemahan Windows, karena sistem operasi ini digunakan lebih dari 90% pengguna komputer diseluruh dunia, dan dengan mengekploitasi windows, para hacker berharap mendapatkan korban yang lebih banyak.

Namun, dalam tiga tahun terakhir popularitas komputer Machintos produksi Apple meningkat pesat, terutama sejak Machintos menggunakan prosesor produksi Intel Inc. Mulai tahun silam, Apple juga memproduksi SmartPhone yang laris manis dipasaran.

Hotchkies adalah spesialis sekuriti software Apple, Sehari – hari Hotchkies menambal lubang – lubang yang terdapat pada software Apple agar tidak dapat di eksploitasi oleh para hacker.

Hotchkies mengamati belakangan ini para hacker mulai memodifikasi program jahat (malware) yang dirancang untuk berjalan di Windows agar dapat berjalan pada sistem operasi MacOS yang digunakan oleh Machintos. Hotchkies menegaskan, lubang yang digunakan oleh para hacker adalah kelemahan yang terdapat pada browser Safari. Browser ini pula yang digunakan pada produk SmarthPhone produksi Apple.

Jadi, waspadalah! he he 😉