Galaxy S III Mini Dijual Rp 3,5 Juta di Indonesia

Galaxy S III MiniSamsung memasarkan handset baru pertamanya di tahun 2013 untuk pasar Indonesia, yaitu Samsung Galaxy S III Mini. Handset ini merupakan  versi mungil dari Galaxy S III dengan banderol lebih terjangkau. Jika Galaxy S III masih dijual di atas Rp 5 juta, maka S III Mini dapat ditebus dengan Rp 3,5 juta. Handset ini mulai dapat diperoleh di berbagai toko mulai tanggal 19 Januari 2013.

“Handset ini ditujukan untuk kawula muda. Misalnya dengan adanya fitur best shot untuk memilih fitur terbaik, dan kami juga jual dengan best price,” kata Ega Praditya, Product Marketing Manager Mobile Division Samsung Indonesia di Plaza Senayan, Selasa (15/1/2013).

Dibandingkan Galaxy S III, spesifikasi S III Mini dipangkas lumayan banyak. Dari sisi prosesor contohnya, S III Mini menyandang dual core 1 GHz, sedangkan S III sudah quad core.

Layar S III Mini resolusinya 480×800 pixel teknologi Super Amoled. Tidak istimewa memang namun cukup lumayan untuk ukuran handset kelas menengah. Apalagi yang ditawarkannya?

S III Mini memakai kamera resolusi 5 megapixel dengan LED Flash, kamera depan VGA, memori internal 8 GB, RAM 1 GB, slot microSD, baterai 1.500 mAh, bluetooth 4.0, dan sistem operasi Android Jelly Bean.

Dari sisi software, S III Mini dibekali fitur seperti Galaxy S III. Misalnya Smart Stay yang membuat layar tetap menyala selama mata pengguna menatapnya.

Kemudian S Voice yang memungkinkan pengguna memerintah smartphone dengan suara. Ataupun Direct Call untuk melakukan panggilan hanya dengan mengangkat ponsel dan didekatkan ke telinga saat sedang menulis atau membaca pesan dari seseorang.

Ssstt… Skype Bisa Mengirim Pesan Rahasia

skype send secret and encrypted messages
skype send secret and encrypted messages

Menggunakan teknik baru, peneliti keamanan menemukan cara mengirim pesan rahasia menggunakan Skype. Bahkan pesan terenkripsi bisa dikirimkan selama melakukan panggilan menggunakan layanan VoIP (voice over internet protocol) tersebut.

Dilaporkan para peneliti di Institute of Telecommunications in Warsaw, Polandia, Skype terus mengirim data, bahkan ketika pengguna yang sedang saling terkoneksi membuat jeda di antara kata-kata yang mereka ucapkan.

Panggilan Skype standar mengirimkan dua jenis data. Yang pertama, paket data 130 bit ketika pengguna berbicara, data paket data 70 bit saat tidak ada seorang pun yang bicara.

Nah, para peneliti ini mengembangkan teknologi yang mereka namakan SkypeHide. Teknologi ini memungkinkan seseorang menggunakan data 70 bit untuk mengirimkan pesan yang dienkripsi dan informasi rahasia yang tersedia hanya bagi pengguna sistem yang sama.

SkypeHide mendukung pesan teks regular, voice dan data video pada rate 1 KB per second melalui panggilan Skype aktif. Karena masih dikembangkan, sistem ini belum tersedia untuk publik.

Softpedia , Senin (7/1/2013) melansir, diperkirakan pada Juni, SkypeHide akan unjuk gigi dalam sebuah pameran teknologi di Montpellier, Prancis.

Facebook Nikahkan Dua Sejoli Bernama Kembar

Facebook sudah beberapa kali menjadi media dalam mencari hubungan oleh beberapa rekan, nah yang  satu ini dari florida, mereka ketemu di FaceBook, lalu menikah :

Pernikahan bisa bermula dari sebuah pertemuan yang tak terduga di Facebook. Inilah yang dialami dua sejoli yang memiliki nama sama persis, Kelly Hildebrandt. Buntut dari pertemuan di situs jejaring sosial itu berbuah pernikahan. Continue reading “Facebook Nikahkan Dua Sejoli Bernama Kembar”

Incoming search terms:

kartu ucapan selamat menempuh hidup baru, wedding kartun, karikatur pengantin, kartun pengantin

Orang Indonesia Bantu Australia Juara di Imagine Cup

Jakarta – Ada kejadian unik dibalik pagelaran Imagine Cup 2008. Tim SOAK (Smart Operational Agriculture toolKit) asal Australia, yang menyabet juara 1 kategori software design di ajang ini, ternyata diperkuat orang Indonesia.

Dia adalah Dimaz Pramudya, mahasiswa Computer Science & Software Engineering di Swinburne University, Melbourne, Australia.

‘Keunikan’ ini mulai disadari detikINET ketika melihat keempat nama anggota tim SOAK yang beranggotakan David Burela, Dimaz Pramudya, Ed Hooper dan Long Zheng. Dilihat dari nama-nama tersebut, ada satu nama yang jika dilihat sepintas seakan tak asing dipakai di Indonesia.

Memang belum bisa dipastikan, meski bernama ‘lokal’, Dimaz bisa saja orang Indonesia yang sudah menjadi warga negara Australia. Namun hal ini diperkuat oleh e-mail dari pembaca bernama Rebecca Immanuel yang mengaku sebagai teman Dimaz.

“Saya baca pemenang Imagine Cup di www.detikinet.com =). Dannnnn……juara satu itu dari Australia dgn TEAM SOAK dari 4 orang peserta itu, ada 1 dari Indonesia…namanya Dimaz Pramudya =). Saya adalah teman dari dia hehehehee…,” tulis Rebecca dalam e-mailnya.

Di account facebooknya pun Dimaz terlihat fasih menuliskan kalimat berbahasa Indonesia. Hal ini terlihat ketika dia memberikan komentar terhadap suatu foto. Beberapa temannya juga tak jarang mengirim pesan kepada remaja ini dalam bahasa Indonesia.

Jika Dimaz memang benar asli orang Indonesia, hal ini tentunya sangat membanggakan. Sebab, di tengah berbagai pandangan negatif terhadap Indonesia, kita masih mempunyai putra tanah air yang berprestasi di kompetisi tingkat dunia.

Namun, di sisi lain, prestasi yang diraih Dimaz bisa membuat miris karena yang diusung justru nama negara lain. Hal semacam ini kerap terjadi di industri TI di mana banyak bakat asal Indonesia yang ‘hijrah’ ke luar negeri.