Bagaimana Cara Mengembalikan Akun yang Terinfeksi Malware ‘Autolike’

Program jahat yang baru-baru ini beredar di Facebook makin meresahkan para pengguna di Tanah Air. Berikut cara untuk menghindari atau memulihkan akun yang sudah terinfeksi malware ‘Autolike’ tersebut.

Program jahat yang menawarkan like pada setiap status pengguna makin gencar beredar. Menurut catatan vaksincom, sedikitnya 2-3 ribuan akun yang sudah terinfeksi oleh program jahat tersebut.

Untuk menghindari serangan malware ini sejatinya cukup mudah. Penguna hanya perlu menghindari ajakan yang menawarkan fitur ‘autolike’ atau program lain yang sebenarnya tidak disediakan oleh Facebook. Tapi untuk yang sudah terlanjur terjebak, berikut solusinya yang dikutip detikINET dari Vaksincom, Senin (7/1/2012).

Login ke akun Facebook Anda, masuk ke menu [Privacy Settings] dengan mengklik [*] [Privacy Settings] untuk membuka menu ‘Privacy Settings and Tools’. Seperti gambar di bawah ini.

Klik [Apps] pada menu sebelah kiri untuk membuka menu ‘App Settings’

Seperti diketahui sebelumnya bahwa malware jahat ini menggunakan aplikasi gadungan bernama Xperia Smartphone from Sony, untuk memulihkan akun yang terinfeksi maka aplikasi tersebut harus dihilangkan terlebih dahulu.

Pada menu App Settings, pada aplikasi dengan nama ‘Xperia Smartphone From Sony’ klik tanda silang dan jika mendapatkan layar konfirmasi, ingat untuk centang / tick pada kotak kecil dengan pilihan ‘Delete all your Xperia Smartphone from Sony activity on Facebook’ dan klik tombol [Remove].

Nah, setelah semua itu dilakukan, maka seluruh postingan yang dilakukan oleh aplikasi gadungan tersebut akan segera dihapus. Para pengguna pun sudah terbebas dari malware yang mengganggu itu.

Selamat mencoba!

Setting Up Google Apps.

Google Apps adalah sebuah layanan yang sebenarnya di khususkan untuk melakukan koordinasi dalam satu wadah seperti perusahaan, sekolah, lembaga, organisasi dan lain sebagainya. Karena di dalam google apps di sediakan berbagai layanan yang saling berhubungan satu sama lain, seperti google calendar, google mail, google doc, dan lain sebagainya, dan bisa di pergunakan secara bersama-sama.

Continue reading “Setting Up Google Apps.”

Best Friend? Review ;)

Sudah pada lihat film “best friend”? Jika belum silahkan langsung beli ato pinjem ke movie rental terdekat di kota anda 😉 ( set mode MAKELAR on )

beberapa hari yang lalu iseng – iseng liat film Best Friend? bukan minjem ato beli kasetnya, tapi dapet copy-an temen deket yang sudah ngopi juga dari temen – temen yang lainnya ( kayaknya yang ini ndak perlu dibahas 😉 )

Film ini bercerita tentang pergaulan anak – anak es-em-pe sekarang ( meski tidak seluruhnya ) yang menurutku ya ……. ya seperti yang terlihat di film best friend 😉 film ini juga mengajarkan kepada kita semua tentang banyak hal, utamanya untuk para orang tua 😉

Tentang bagaimana cara mendidik anak, bagaimana memonitoring setiap perubahan yang terjadi pada anak, bagaimana melakukan pendekatan terhadap anak dan sebagainya. Continue reading “Best Friend? Review ;)”

Incoming search terms:

film best friend, best friend film, film bestfriend, free download film best friend

Membuat user dan group di Linux

Source : forum.chip.co.id

Sistem operasi Linux dari awalnya memang sudah dirancang untuk bekerja dengan banyak user, artinya adalah di Linux Kita bisa melakukan login dengan berbagai nama user, dan tentu saja dengan hak yang berbeda-beda dan hak akses yang berbeda pula untuk file dan direktori.

Tidak hanya membuat user saja, tetapi semua user yang ada dapat dikelompokkan. Contohnya, Kita dapat mengelompokkan user berdasarkan departemen yang ada di perusahaan, contohnya group Marketing, Purchasing, Finance, Accounting, dsb.

Sekarang bagaimana caranya kita membuat user dan group di Linux? Caranya cukup mudah, dan seperti Saya beritahukan di awal thread, Kita akan melakukan semuanya melalui command line atau biasa disebut text based.

  • Membuat user, gunakan perintah # useradd NamaUser
    Perintah tersebut akan membuat user baru sesuai dengan nama user yang kita masukan. Perhatikan juga bahwa pembuatan user tersebut akan membuatkan 1 direktori sesuai dengan nama user tersebut pada direktori /home. Selain itu, default group user ini adalah nama user itu juga.
  • Melihat daftar user yang ada, perintahnya # cat /etc/passwd
  • Daftar user tersebut, nantinya akan berbentuk seperti ini

    Quote:

    guest:x:500:500:guest:/home/guest:/bin/bash

    Dari daftar tersebut, terlihat kalau daftar tersebut terbagi menjadi 7 kolom/bagian yang dipisahkan oleh tanda : (titik dua).

    • Kolom 1 berisi username
    • Kolom 2 berisi password (hanya ditandi dengan tanda ‘x’ yang berarti mempunyai password)
    • Kolom 3 berisi UID (user ID), UID ini selalu dimulai dari 500
    • Kolom 4 berisi GID (Group ID), GUID ini juga selalu dimulai dari 500
    • Kolom 5 berisi Full name user
    • Kolom 6 berisi home direktori user
    • Kolom 7 berisi shell user tersebut
  • Melihat password user dalam bentuk terekripsi, perintahnya # cat /etc/shadow
  • Menghapus user, gunakan perintah # userdel namauser
    Perintah ini akan menghapus user yang kita masukan, tetapi tidak menghapus direktori user di folder /home.
  • Menghapus user dan folder home-nya, gunakan perintah # userdel -r namauser
  • Membuat Group, gunakan perintah # groupadd NamaGroup
    Perintah tersebut akan membuat suatu group baru. Saat baru dibuat group ini akan kosong, artinya tidak ada anggota pada group ini. Seperti penjelasan di atas, bahwa setiap pembuatan GID ini akan dimulai dari 500. Sekarang bagaimana jika kita ingin memberikan GID ini dengan 700? Gunakan perintah # groupadd -g 700 NamaGroup.
  • Melihat daftar group yang ada, gunakan perintah # cat /etc/group
  • Menambahkan user ke group tertentu, perintahnya # usermod -G NamaGroup NamaUser
  • Menghapus Group, gunakan perintah # groupdel NamaGroup

Incoming search terms:

membuat user baru di linux, user linux, cara membuat user baru di linux, cara membuat user di linux, melihat user di linux, melihat daftar user di linux, cara buat user di linux