Yuanita Christiani Masih Jomblo

Yuanita ChristianiKarier mulus, wajah juga cantik. Tapi ternyata hal itu tak membuat presenter Yuanita Christiani mudah mendapatkan seorang pendamping.

Hingga saat ini, presenter infotainment itu masih jomblo. Namun ia punya jawabannya mengapa hingga kini masih betah sendiri.

“Aku justru tipe pacaran yang lama, cuma PDKT-nya juga lama, dan tipe pemikir. Karena menurut aku kalau putus-nyambung buat apa?” katanya saat ditemui di SCTV Tower, Senayan, Jakarta, Senin (14/5/2012).

Meski masih menjomblo, namun Yuanita mengaku kini sedang dekat dengan seorang pria. Namun dirinya memang bukan tipe wanita yang terburu-buru dalam urusan jodoh. Continue reading “Yuanita Christiani Masih Jomblo”

Facebook Mail ( Titan Project )

Ada kabar terbaru dari situs yang selalu melakukan perbaikan, perubahan dan pengembangan, FaceBook.Com. Facebook saat ini tengah mempersiapkan layanan terbarunya, yaitu FaceBook Email. Layanan ini nantinya diharapkan akan mengalahkan layanan email buatan google, yaitu Gmail.

Karna hasratnya untuk mengalahkan google terlalu besar, facebook akan memberikan layanan yang sekarang juga dimiliki oleh gmail, salah satunya adalah POP3, sehingga email dari facebook nantinya bisa dibuka menggunakan aplikasi lain yang dapat mengakses email server melalui protokok POP3.

Continue reading “Facebook Mail ( Titan Project )”

Maafkan Ibu, Bidadari Kecilku

Malam belum seberapa tua, mata anak sulungku belum juga bisa dipejamkan. Beberapa buku telah habis kubacakan hingga aku merasa semakin lelah. “Kamu tidur donk Dila, Ibu capek nih baca buku terus, kamunya nggak tidur-tidur,” pintaku .

Ditatapnya dalam wajahku, lalu kedua tangannya yang lembut membelai pipiku. Dan, oh Subhanallah, kehangatan terasa merasuki tubuhku ketika tanpa berkata-kata diciumnya kedua pipiku. Tak lama, ia minta diantarkan pipis dan gosok gigi. Ia tertidur kemudian, sebelumnya diucapkannya salam dan maafnya untukku. “Maafin kakak ya Bu. Selamat tidur,” ujarnya lembut.

Kebiasaan itulah yang berlaku dikeluarga kami sebelum tidur. Aku menghela nafas panjang sambil kuperhatikan si sulung yang kini telah beranjak sembilan tahun. Itu artinya telah sepuluh tahun usia pernikahan kami. Dentang waktu didinding telah beranjak menuju tengah malam.

Setengah duabelas lewat lima ketika terdengar dua ketukan di pintu. Itu ciri khas suamiku. Seperti katanya barusan ditelepon, bahwa ia pulang terlambat karena ada urusan penting yang tak bisa ditunda besok.Suamiku terkasih sudah dimuka pintu. Cepat kubukakan pintu setelah sebelumnya menjawab salam. “Anak-anak sudah tidur?” Pertanyaan itu yang terlontar setelah ia bersih-bersih danmenghirup air hangat yang aku suguhkan. “Sudah,” jawabku singkat.
“Kamu capek sekali kelihatannya. Dila baik-baik saja?” Aku menggangguk. “Aku memang capek. Tapi aku bahagia sekali, bahkan aku pingin seperti ini seterusnya.” Lelaki berusia tiga puluh lima tahun itu menatapku dengan sedikit bingung. “Akan selalu ada do’a untukmu, karena keikhlasanmu mengurus anak-anak dan suami tentunya. Dan aku akan minta pada Allah untuk memberimu pahala yang banyak,” hiburnya kemudian. Continue reading “Maafkan Ibu, Bidadari Kecilku”

Incoming search terms:

memek anak kecil, memek ibu, Memek adik, Memek anak anak, cerita memek ibu, memek gadis kecil, memek ibu ibu, cerita memek, memek ibuku, cerita memek adik