Google SandBox

Sepertinya rumahku sudah masuk kedalam Google SandBox ;'( hiks. kenapa yakin sekali, karena traffic blog ini tidak seperti biasanya. Kemaren dalam sehari tidak sampai 10 visitor yang masuk melalui Search Engine. Parah Poll. Sebenarnya bukan karena blog ini sendiri yang mengakibatkan masuk sandbox, tapi karena ada auto blog di subdomain blog ini. Memang dari sebelumnya sudah aku perkirakan sendiri kalo memang nantinya pasti akan masuk sandbox, dan ternyata benar, Masuk Google SandBox, Selamat atas ramalanku sendiri, kwekwkewk.

Tapi ndak apa-apa, beberapa kali pengalaman terakhir sudah memberikan banyak sekali pengetahuan, utamanya yang berhubungan dengan bagaimana keluar dari google sandbox, dan hanya ada beberapa cara saja yang bisa dilakukan, seperti mencari quality backlink, posting natural, dan yang terakhir adalah pasrah, kwkekwekw.

PELUPA BERAT

Seperti biasanya, andi yang duduk di kelas 5 SD minta izin kepada ayahnya untuk pergi ke sekolah.

“pak, saya ke sekolah dulu ya?” kata andi. “iya, berangkat sana ! jangan ada yang lupa! eh,,, celana kamu mana? kenapa nggak dipakai?” tanya bapaknya.

“oh iya! pak, saya lupa pakai celana…” kata andi.

“dasar pelupa!” kata bapaknya marah-marah.

Keesokan harinya andi mau berangkat ke sekolah,

seperti biasa ia minta izin. “pak, saya mau ke sekolah dan

hari ini sudah tidak ada lagi yang ketinggalan, ” kata

andi.

“yakin? lalu buku gambarmu mana?” kata bapaknya mengingatkan.

“oh iya! saya lupa pak!” kata andi.

“kamu ini! masih kecil saja sudah pikun, bagaimana kalau gede nanti?” kata bapaknya sewot.

Keesokan harinya andi minta izin lagi pada bapaknya.

“pak, hari ini saya mau berangkat ke sekolah dan semuanya sudah komplit, mulai seragam sekolah, tas, sepatu, buku gambar dan penggaris semuanya udah oke pak… tidak ada yang lupa lagi…” kata andi dengan nada yakin dan penuh percaya diri.

Tiba-tiba “PLAKK!!!” Andi dipukul oleh bapaknya dari belakang. “dasar pelupa! ini hari minggu tahu!”