Video Aborsi Anak SMA Pasuruan

Terkenal karena Cantik dan Pintar

Rekaman aborsi yang dilakukan D, siswi sebuah SMA Negeri di Kota Pasuruan mengejutkan dunia pendidikan. Termasuk para pelajar di SMAN tempat D bersekolah.

FANDI ARMANTO, Pasuruan

—————————————————–

Sabtu (22/11) siang itu bel panjang berbunyi di SMAN tempat D bersekolah. Pertanda jam belajar di sekolah yang terletak di perbatasan Kota dan Kabupaten Pasuruan hari itu telah berakhir. Sekitar pukul 12.05, gerbang depan sekolah yang bercat hijau itu pun dibuka oleh security bernama Afif.

Tak berselang lama kemudian para pelajar berseragam pramuka berhamburan keluar. Sebagian dari mereka ada yang langsung menuju tempat parkir untuk mengambil sepeda motornya. Namun ada pula yang memilih duduk-duduk di depan teras gerbang sekolah.

An, siswa kelas dua sekolah tersebut siang itu tak langsung pulang. Dia masih menunggu rapat Pramuka. Ketika ditanya soal berita video aborsi, An langsung paham. “Kan sudah ada di koran, Mas. Tapi memang benar siswi tersebut berasal dari sekolah ini,” katanya.

Ia sendiri mengaku mengetahui adanya video aborsi itu Sabtu pagi ketika para temannya ramai membicarakan berita di Radar Bromo. Menurutnya, hari itu teman-temannya ramai membahas kasus tersebut.

An mengaku kenal baik dengan D, siswi yang ada dalam video aborsi itu. Menurutnya, D sangat terkenal di sekolah. Baik karena kecantikannya maupun kepintarannya.

“Dia duduk di kelas dua IPA. Saya akui ia memang pintar dan mudah bergaul dengan siapa saja. Tapi saya tidak menyangka ternyata D bisa berbuat seperti itu (aborsi),” kata An sambil menyatakan bahwa Sabtu itu D tidak tampak di sekolah.

Tentang kejadian persisnya video aborsi itu direkam, An tidak begitu paham. “Saya dengar kejadian itu dilakukan pada waktu bulan Ramadan. Tapi nggak tahu mana yang benar,” ujarnya.

An menyebutkan, D memang punya pacar di sekolah. Pacarnya itu bukan dari satu sekolah. “Setiap pulang sekolah D selalu dijemput dengan mobil. Ya sama pacarnya itu. Kadang pakai sedan kadang pakai Toyota Kijang. Tapi seringkali pacarnya itu menyusul pakai Baleno warna hitam,” katanya.

Berbeda dengan An, siswi kelas dua IPS Sal ketika ditemui mengaku tidak begitu mengenal D. Namun ia juga mendengar berita miring tentang salah satu temannya itu. “Saya aja dengar dari dari teman-teman di kelas tadi (Sabtu). Tapi, saya sendiri tidak terlalu memperhatikan masalah itu. Hanya sempat kaget juga kenapa mesti sekolah kami,” katanya.

Sementara, sebuah ruang kelas siang itu dipenuhi pengurus OSIS. Di dalamnya ada sekitar dua puluh siswa yang mengadakan pertemuan. Di tengah rapat itu salah satu pengurus OSIS, Arif, keluar untuk beristirahat. Ia yang terpisah dari temannya itu sedikit mengelak ketika ditanya tentang berita aborsi.

“Terus terang kami tidak berani memberikan informasi. Tadi guru-guru sudah sepakat agar jangan bercerita. Maaf ya mas,” ujarnya. Namun ia tidak mengelak ketika ditanya tentang kebenaran berita aborsi. Sayangnya Arif yang langsung dikerubuti teman-teman OSIS-nya itu langsung menyuruh untuk bertemu dengan pihak guru.

Jika Arif dkk enggan berkomentar, beda lagi dengan Am, siswa SMAN tersebut yang siang itu menunggu angkot untuk pulang. Begitu didekati Radar Bromo, siswa kelas satu itu langsung melepas tas di pundaknya dan mengambil duduk di depan sekolahnya.

“Ya dari cerita teman-teman tadi (Sabtu) di jam pelajaran memang selalu berkaitan dengan masalah itu. Tapi, saya sendiri tidak mengenal siapa siswa yang aborsi itu,” katanya.

Am mengatakan, Sabtu pagi itu sebelum masuk kelas semua murid SMAN itu dikumpulkan. Mereka diharuskan mendengar ceramah dari kepala sekolah. “Ceramahnya tentang seks bebas. Kami semua disarankan agar tidak sampai mengalami kejadian sejenis,” kata Am.

Ia sendiri merasa iba dengan apa yang dilakukan temannya, D. Am menganggap kejadian itu adalah hasil dari ulah D sendiri. Ia hanya berharap yang lain tidak sampai terlibat kasus serupa.

Sementara, tiga siswa sekolah tersebut, yakni Arif, Agung dan Budi yang siang itu sedang duduk menikmati sebungkus es ini hanya tersenyum ketika ditanya soal video aborsi temannya. Mereka hanya sepakat menganggap D terjebak lingkaran setan. “Semua orang kan sudah tahu kalau seks bebas itu enak tapi berbahaya. Bahaya buat kita sendiri dan bahaya buat masa depan,” ucap Agung seraya pamit pulang.

Sumber : jawapos.com

Incoming search terms:

aborsi, video aborsi, radar bromo pasuruan, shared video, VIDIO ABORSI, radar bromo pasuruan hari ini, www aborsi com, radar pasuruan, video aborsi bayi, memek

82 thoughts on “Video Aborsi Anak SMA Pasuruan

  1. Hemmmmm….aborsi sangat lah berbahaya bagi diri orang mlakukan’x ataupun sangat berpengaruh dalam kandungan orang yang meaborsi tab
    Selain itu juga termsuk dosa besar

  2. yo pada umumnya semua itu sudah biasa terjadi pada dunia remaja saat ini,jangan kita menyalahkan dunia pendidikannya tapi lebih ke personalnya.

  3. ih…… msa sih………….. najizzzzzzzzzzzz bwageeeetzzzzzzzzz makax pcaran i2 jgn ktrlaluan donk inget hidup hanya sekali jady jangan d hancurinnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn………

  4. Law dah t’lnjur t’jd qt g bz nyalahin cva2,,smua yg ad ga akn tjd tanpa s’izin dr allah,,pst ad psan & hkmah dr smua it,cma qt az yg ga mnydri’x,, ya dc..d’stulah knp ad istlah ‘tobat’.,dn qt smua hrz’x jgn slg m’nylahkn,v mesti’x qt ngambl i’tibat dr kjdian ini… Okay?!

  5. aborsi adalah tindakan yang kurang terpuji coz tdak mnrma ti2pan ilahii…
    maka dari itu janganlah se-X mncba mlkukan’x…..

    STOP ABORSI!!!!!!!!!!!!!!!!

  6. jgn skli mencoba sesuatu perbuatan yg sgt menakjubkan klo perbuatan itu sndiri akan mengakibatkan kerugian bgi kt smua….
    terutama bagi para cew2 jaga masa depanmu, dan nama keluargamu……

  7. Nikah dulu baru berhubungan intim,,kalo mau sekolah ya sekolah dulu,,kan kalo sampe berbuat yang seperti itu adalah dosa besar. Dan saya yakin pasti siswi dan manusia laki2 itu akan menerima azab yang pedih di alam kubur+akhirat.
    Menurut saya siswi itu tidak lah CERDAS!!!!!!!

  8. permaslahanx kita semua msh menganggap pembicaraan dan pengetahuan ttg sex adalah tabu dan jorok untuk dibicarakan baik di seklah atau d rmh…. tapi jika disampaikan secara bijak ttg dampak baik dan buruk akibat sex diharapkan mampu mengeliminir resiko2 fee sex dikalangan remaja……….smoga

  9. permaslahanx kita semua msh menganggap pembicaraan dan pengetahuan ttg sex adalah tabu dan jorok untuk dibicarakan baik di seklah atau d rmh…. tapi jika disampaikan secara bijak ttg dampak baik dan buruk akibat sex diharapkan mampu mengeliminir resiko2 free sex dikalangan remaja……….smoga

  10. kalian btul bnget ,,,,,
    tpi klo emank gtu knapa msi bnyak yg ngelakuin hal yg gtu an yaya,,,,
    mnurut yg muda” se emank enak tpi hasil blakang nya pasti nyesellll
    ya ngk smua .

  11. ML aja loe….b iar “MEMEK”nya tambah jebol
    Btw…gi mna yach cRa nGe_dOwnLoAd X yAcH?????gUe pEnGeN nOnToN tUcH…pAcH bAgUz?????hA.>>…….>>>….>>>
    ====================================================================ku paling gak sukia aborsi yg enakx bercinta ma pacar===========================================================

  12. bbbbbbbbbbbbbbbbeeeeeeeeeeeeeeeerrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrccccccccccccccccccccccciiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiinnnnnnnnnnnnnnnnnnnnttttttttttttttttttaaaaaaaaaaaaaaaaaaa aaaaaaaaaaaaaaammmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmaaaaaaaaaaaaaaaaaaa ppppppppppppppppppppaaaaaaaaaaaaaaaaaacccccccccccccccccccaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaarrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr

  13. BUNUH AJA 22ny.. NGAPAIN KALIAN SIBUK DENGAN PIDATO X AN SNDIRI.PERCUMA.. GA BAKAL DIDENGER M ANAK JAMAN SKRG..

    BIARKN MEREKA BELAJAR DARI MASALAH YG MEREKA BUAT ITU..

  14. Semoga allah mengampuni dosa2ku dan dosa anak itu dan dosa2 kita semua, dan menerima taubat kita semua, memberi petunjuk kejalan yang lurus, aaammmmmiiiiinnnnnnn….. Alfatekhah,…..

  15. ya allah begitu teganya wanita yang mengaborsi…
    Apa mereka pernah fikir ada jiwa yang sakit karna nya???
    Bukannya ibu yang bahagia ingin melihat anaknya tumbuh besar malah mengalgojo kan anaknya sendiri.. Astaghfirulllahaladzim semoga dapet hukuman yang setimpal di nerakaa sanaaa..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *